Ada yang mengatakan bahwa konsisten kunci sukses. Bahkan lebih penting dibandingkan dengan bakat dan skill.

Saya sepakat. Konsisten itu kunci kesuksesan. Konsistensi bisa mengatasi berbagai halangan dan keterbatasan. Termasuk bakat dan skill.

Jadi ini kabar gembira bagi Anda yang merasa saat ini kurang memiliki bakat dan skill. Yang Anda butuhkan untuk saat ini adalah konsistensi.

Pada artikel ini, akan saya tunjukan bagaimana konsistensi akan menjadikan Anda menjadi orang sukses. Sehingga Anda akan mengetahui bagaimana cara meraih sukses dengan menjadi orang yang konsisten.

konsisten kunci sukses

Konsisten Kunci Sukses Berbagai Bidang

Jika Anda mau sukses di bidang karir, bisnis, dan profesi lainnya, sangat penting memiliki konsistensi. Terutama bagi yang mereka kurang skill atau bakat.

Bahkan, orang yang berbakat dan memiliki banyak skill, jika tidak konsisten, skill dan bakatnya tidak akan banyak membantu. Memang sangat bagus jika bakat, skill, dan konsistensi Anda miliki sekaligus. Jika tidak, mulai dengan konsistensi.

Skill dan Bakat Bisa Diatasi Dengan Konsistensi

Anggaplah Anda saat ini tidak memiliki skill atau bakat tertentu. Misalnya merasa tidak memiliki bakat bisnis. Banyak yang mengeluh tidak bisa bisnis.

Maka solusinya bisa dimulai dengan memiliki konsistensi. Yaitu melakukan hal-hal tertentu yang akan menjadikan Anda sukses dalam bisnis.

Misalnya Anda konsisten membangun network atau relasi. Teruslah bangun, baik melalui media sosial atau bertemu langsung. Lama-lama relasi Anda akan banyak dan ini akan membantu Anda dalam bisnis.

Dan kita bisa melakukan konsistensi yang sederhana dan mudah. Sebagai contoh Anda konsisten menyapa 10 orang per hari di media sosial. Lebih banyak lebih bagus.

Jangan jualan, cukup menyapa baik komentar atau melalui inbox atau DM. Terus lakukan. Hal ini sangat sederhana, mudah dilakukan oleh semua orang.

Dengan networking yang baik, banyak hal yang akan kita dapatkan. Anda bisa dapat ilmu, rujukan, informasi, kemitraan, dan sebagainya. Bahkan bisa saja ada orang yang mau mengajari Anda.

Akhirnya skill bisa Anda dapatkan. Jika tidak, mungkin ada orang lain yang memiliki skill yang bisa Anda ajak kerja sama. Jadi skill bukan masalah lagi.

Jika merasa segala belum bisa, maka Anda perlu konsistensi lain. Yaitu konsisten belajar. Belajar bisa mengatasi masalah bakat atau skill. Jika Anda belum bisa akan menjadi bisa. Jika sudah bisa menjadi makin bisa dan mahir.

Anda bisa konsisten menonton tutorial di Youtube. Fokus pada skill tertentu. Misalnya Anda sedang belajar Blogging, maka fokus menonton video yang berkaitan blogging. Inilah yang disebut konsisten belajar.

Jangan tidak fokus, ngacak, atau kutu loncat. Sekarang belajar B kemudian besok belajar C, besoknya belajar D, dan seterusnya. Ini bukan konsisten, meski pun setiap hari belajar.

Kekurangan Lain Pun Bisa Diatasi Dengan Konsisten

Jika Anda punya kekurangan, maka bertanyalah pada diri sendiri, apa yang perlu saya lakukan secara konsisten agar saya bisa mengatasi kekurangan ini.

Misalnya, kurang modal.

Maka tanyakan, apa yang perlu saya lakukan untuk mengatasi kekurangan modal?

Misalnya Anda menjawab: konsisten menabung. Maka menabunglah secara konsisten sampai modal Anda tercukupi.

Atau konsisten mencari mitra yang bisa diajak kerja sama. Maka, konsistenlah mencari mitra atau investor.

Banyak kasus, orang mengeluh tidak punya modal. Pas ditanya, dia tidak pernah atau tidak secara konsisten mencari modal.

Atau konsisten membangun aset yang tidak membutuhkan modal. Dimana aset itu bisa menghasilkan uang. Misalnya konsisten menulis artikel kemudian diposting di blog. Atau konsisten membuat video dan diposting di channel youtube. Artikel dan video adalah aset yang bisa Anda bangun tanpa modal.

Dan berbagai kekurangan lainnya. Coba pikirkan, apa yang perlu dilakukan secara konsisten untuk mengatasinya.

Sering kali, kita itu bukan kurang bakat, skill, mitra, ilmu, modal, atau kekurangan lainnya, tetapi kita kurang konsisten dalam mengatasinya.

Perut Buncit Pun Karena Kurang Konsisten

Banyak orang yang ingin perutnya rata bahkan six pack. Tapi tidak konsisten dalam diet dan olah raga. Maka keinginan itu hanyalah tinggal keinginan. Perut maju terus.

Kalau perut maju terus, itu kan konsisten? Betul, konsisten yang salah.

Hati-hati Dengan Konsisten Yang Salah

Konsisten itu sangat kuat. Jika kita konsisten melakukan hal yang baik, yang membangun, dan hal yang bermanfaat, maka itu akan membawa kebaikan bagi kita. Sebaliknya, kita jika kita konsisten yang jelek, itu akan membawa hasil yang jelek.

Evaluasi Konsistensi Anda

Jika Anda sering mengalami hal buruk. Atau bahkan terus memburuk. Misalnya perut maju, penyakit bertambah, penghasilan menurun, atau hal buruk lainnya, maka evaluasi kebiasaan Anda.

Mungkin ada hal-hal yang berakibat buruk yang konsisten Anda lakukan. Ya, yang konsisten. Bukan sekali-kali saja. Makan banyak tidak akan membuat Anda gemuk, tetapi yang membuat Anda gemuk adalah konsisten makan banyak.

Jika keadaan ekonomi terus memburuk, coba evaluasi apa saja yang Anda lakukan secara konsisten. Dan apa yang seharusnya dilakukan tetapi belum dilakukan secara konsisten.

Saat Anda sudah menemukan konsisten yang salah, maka Anda bisa memperbaikinya. Salah satu konsisten yang salah ialah konsisten menunda-nunda pekerjaan baik setiap hari. Jika seharusnya dilakukan setiap hari, maka lakukan setiap hari.

Konsistensi Yang Tidak Kita Sadari

Ada sebuah konsistensi yang bahaya. Dampaknya tidak langsung terasa, tetapi karena tidak kita sadari, maka kita membiarkannya. Dan kita sudah membahas diatas, bahwa konsisten itu dampaknya kuat.

Jika ada konsistensi yang salah dan tanpa kita sadari terus kita alami. Kemudian tanpa usaha untuk mengatasinya, maka itu akan membentuk diri kita. Bisa jadi kondisi buruk kita saat ini adalah karena hal ini.

Tanpa sadar, secara konsisten kita mengalami hal-hal yang memperburuk diri kita. Ini bahaya. Ini perlu kita atasi. Masalahnya, apa yang bisa kita atasi jika kita kita sendiri tidak menyadarinya?

Konsistensi perusak yang sering kita tidak sadari adalah asupan pikiran negatif. Tanpa sadar berbagai informasi yang kita tangkap melalui pendengaran, mata, dan perasaan masuk ke pikiran bawah sadar kita.

Jika yang masuk adalah pikiran yang bagus, itu akan berdampak baik. Masalahnya, apa yang ada di sekitar kita adalah (kebanyakan) pikiran rata-rata, pikiran orang gagal, pikiran negatif, dan sejenisnya. Jika dibiarkan, itu akan merusak kita.

Cara mengatasinya adalah kita harus mengalahkan pikiran negatif yang masuk dengan pikiran positif. Jika kita selama ini tanpa sadar konsisten menerima pikiran negatif, maka solusinya kita harus secara sadar konsisten mendapatkan asupan pikiran positif.

Salah satu caranya ialah dengan membaca buku atau ebook yang berisi pikiran-pikiran positif. Atau bisa juga berupa audio atau video. Plus pemograman pikiran positif.

Anda bisa mendapatkan program membentuk pikiran positif melalui ebook saya plus audio Beautiful Mind Power. Penjelasan selengkapnya bisa dibaca disini.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *